Kamis, 11 Juli 2013

SURAT PENDEK AL-QUR'AN


Surat-surat pendek Al-Qur'an (latin) dan artinya


             

" SEMOGA BERMANFAAT "

Surat Al Falaq
qul a’uudzu birabbil falaqi
min syarri maa khalaq
wamin syarri ghaasiqin idzaa waqab
wamin syarri nnaffaatsaati fii l’uqad
wamin syarri haasidin idzaa hasad
Artinya :
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
dari kejahatan makhluk-Nya,
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul

Surat annas

qul a’uudzu birabbi nnaas
maliki nnaasilaahi nnaas
min syarri lwaswaasi lkhannaas
alladzii yuwaswisu fii shuduuri nnaas
mina ljinnati wannaas
Artinya :
Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Raja manusia.
Sembahan manusia.
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
dari (golongan) jin dan manusia.


Surat Al Ikhlash
qul huwa llaahu ahadun
Allaahu shshamadu
Lam yalid walam yuuladu
Walam yakun lahu kufuwan ahadun
Artinya :
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.
dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.

Surat Al Kaafiruun
qul yaa ayyuhaa lkaafiruuna
laa a’budu maa ta’buduuna
walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu
walaa anaa ‘aabidun maa ‘abadtum.
walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu.
lakum diinukum waliya diini
Artinya :
Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.

Surat Al Kautsar
innaa a’thaynaaka lkawtsara
fashalli lirabbika wanhar
inna syaani-aka huwal-abtaru
Artinya :
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak.
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus

Surat Al Lahab
tabbat yadza abi lahabiw wadzab
ma’aqna ‘anhu maluhu wama kasab
sa yaslanaron zata lahab
wamro atuhu hamma latal hatab
fijidiha hablum mim masad

artinya :
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa
Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.
Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar
Yang di lehernya ada tali dari sabut


Surat Al Qadr
innaa anzalnaahu fii laylati lqadri
wamaa adraaka maa laylatu lqadri
laylatu lqadri khayrun min alfi syahrin
tanazzalu lmalaa-ikatu warruuhu fiihaa bi-idzni rabbihim min kulli amrin
salaamun hiya hattaa mathla’i lfajri
Artinya :
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk      mengatur segala urusan.
Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Surat Adh Dhuhaa
Waadhdhuhaa
waallayli idzaa sajaa
maa wadda’aka rabbuka wamaa qalaa
walal-aakhiratu khayrun laka mina al-uulaa
walasawfa yu’thiika rabbuka fatardhaa
alam yajidka yatiiman faaawaa
wawajadaka daallan fahadaa
wawajadaka ‘aa-ilan fa-aghnaa
fa-ammaa lyatiima falaa taqhar
wa-ammaa ssaa-ila falaa tanhar
wa-ammaa bini’mati rabbika fahaddits
Artinya :
Demi waktu matahari sepenggalahan naik,
dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya, kepadamu
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu ?
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya., Orang miskin yang minta sedekah, atau orang bodoh yang minta ilmu pengetahuan
Dan terhadap ni’mat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan,  Karunia berupa pengetahuan kenabian, Al-Qur’an dan agama Islam hendaknya disebar luaskan kepada yang lain.



Surat Al Fiil
alam tara kayfa fa’ala rabbuka bi-ash-haabi lfiili
alam yaj’al kaydahum fii tadhliilin
wa-arsala ‘alayhim thayran abaabiila
tarmiihim bihijaaratin min sijjiilin
faja’alahum ka’ashfin ma’kuulin
Artinya :
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?,
dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,
yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,
lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

silahkan tulis komentar anda