☆ pr0 c0mp ☆

ACARA PENGAJIAN dan HALAL BIHALAL RT.05

ACARA PENGAJIAN dan HALAL BIHALAL RT.05 RW.11 .Kerukunan dan silahturahmi warga PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

" WISATA BLITAR CERIA WARGA RT.05 "

Wisata bersama warga RT.05 RW. 11 PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

WISATA BLITAR CERIA WARGA RT.05

Wisata bersama ke Blitar warga RT.05 RW. 11 PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

PENJUALAN PAKAIAN dan SEMBAKO MURAH

Pengabdian Masyarakat POSDAYA ARUM ASRI Warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Kel. Banjararum, Singosari

PENIMBANGAN BALITA

Pengabdian Masyarakat POSDAYA ARUM ASRI Warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Kel. Banjararum, Singosari

Agustus 31, 2026

Semarak dan Penuh Kebersamaan, RT 05 RW 11 Bumi Banjararum Asri Gelar Pentas Seni HUT RI ke-81

Singosari – Warga RT 05 RW 11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang bersama Karang Taruna sukses menggelar malam puncak Pentas Seni dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Acara yang dipusatkan di wilayah RT 05 ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat serta warga sekitar. 

Sebelum Kegiatan Puncak acara Pentas Seni selama bulan Agustus 2026 ada beberapa kegiatan dan Lomba-lomba yang antara lain : 

1 Kerja Bhakti Warga

2 Malam Tasyakuran

3 Upacara Bendera HUT RI 81

4 Lomba anak-anak, Remaja dan Ibu-ibu serta Bapak-bapak.

Kemeriahan malam puncak dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran para tamu undangan, di antaranya Bapak A. Boyadi selaku Ketua RT 05 RW 11 Bumi Banjararum Asri, Ketua RT Banjararum Estate, serta Ketua RT Banjararum View.

Ketua pelaksana acara, Bapak Iwan, bersama jajaran ketua RT tersebut turut memberikan sambutan dan mengapresiasi kerja keras para pemuda. Momen ini juga menjadi perayaan spesial bagi kader Karang Taruna RT 05 yang baru saja dibentuk pada 24 Juli 2026.

Panggung kreativitas malam itu menampilkan ragam pertunjukan seni dari lintas generasi. Anak-anak tampil memukau lewat tari tradisional, salah satunya aksi. Puncak pertunjukan seni dipersembahkan oleh pemuda Karang Taruna melalui drama kolosal legendaris "Roro Jonggrang" yang berhasil memukau penonton lewat kisah pembangunan seribu candi dalam satu malam. 

Suasana malam yang akrab berubah menjadi gelak tawa saat bapak-bapak warga sekitar naik ke atas panggung. Aksi lawak spontan dan banyolan segar yang dibawakan oleh mereka sukses mengocok perut penonton dan menghidupkan suasana puncak perayaan. Di sela-sela kemeriahan panggung, panitia juga membagikan berbagai hadiah doorprize di depan pos kepada warga yang beruntung. 

Malam puncak ini ditutup dengan penuh suka cita melalui lagu "Rasa Sayange" sebagai simbol eratnya tali silaturahmi antarwarga. Pihak Karang Taruna dan pengurus RT berharap dan kekompakan lintas perumahan ini dapat terus terjaga serta berjanji akan kembali menggelar pentas seni yang jauh lebih meriah di tahun depan. 

Dokumentasi lengkap keseruan Pentas Seni HUT RI ke-81 warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Singosari, Kab.Malang ini dapat disaksikan 


 


Agustus 18, 2026

Sego Team Gabung Upacara 17 Agustus di Singosari, Cek Gula Darah Gratis AABI

Komunitas Seneng Gowes (Sego) Team bersama sejumlah komunitas pesepeda Malang Raya mengikuti upacara pengibaran bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Rest Area Purwoasri Eco Bike Park, Singosari, Kabupaten Malang, Senin (17/8/2026).

Selain upacara, kegiatan tersebut diisi pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek gula darah dan asam urat. Layanan kesehatan ini digelar oleh Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial.

Ketua Sego Team, Wijiyanto, mengatakan keikutsertaan komunitasnya dalam kegiatan tersebut sengaja dilakukan dengan bergabung bersama sejumlah tim gowes dari Malang Raya.

“Sengaja tahun ini kami bergabung bersama sesama penggowes dari beberapa tim Malang Raya. Selain gowes bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang menyambung silaturahmi antartim,” kata Pak Wijiyanto.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi anggota komunitas. Sebanyak 25 anggota Sego Team hadir dalam kegiatan yang diikuti sekitar 65 pesepeda dari berbagai komunitas Malang Raya.

“Acara ini sangat positif. Dari Sego Team sendiri ada sekitar 25 anggota yang hadir,” ujarnya.

Kegiatan tidak hanya menjadi momentum memperingati HUT ke-81 RI, tetapi juga memperkuat hubungan antarkomunitas gowes. Sejumlah tim dari Malang Raya turut hadir dalam upacara dan kegiatan sosial tersebut.

Sementara itu, Agus, perwakilan AABI menjelaskan pemeriksaan gula darah dan asam urat merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan RI.

“Ini pemeriksaan atau bakti sosial kesehatan dari AABI, Agus Agus Bersaudara Indonesia,” ujar Pak Agus, perwakilan AABI.

Peserta gowes dari Komunitas PUAS (Komunitas Gowes Purwoasri), Pak Utomo, mengatakan kegiatan di Rest Area Purwoasri Eco Bike Park tersebut bukan kali pertama digelar. Menurutnya, kegiatan serupa telah berlangsung selama tiga tahun.

“Alhamdulillah, sudah tiga kali ini. Pesertanya dari Malang Raya, masing-masing tim ikut bergabung,” kata Utomo.

Ia menyebut sejumlah komunitas gowes ikut ambil bagian, di antaranya Sego Team, PHKD, LCA, Raider Suri, GBM dan komunitas lainnya.

“Ini dari berbagai tim Malang Raya. Jadi masing-masing tim bergabung dan ikut meramaikan kegiatan,”

Agustus 13, 2026

Warga RT 005/RW 011 Perumahan Bumi Banjararum Asri Melali Ke Bali

Sejumlah warga RT 005/RW 011 Perumahan Bumi Banjararum Asri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, berwisata (melali) ke Bali setelah menabung bersama selama dua tahun. Rombongan yang dipimpin Ibu Peni Triharuminingtyas itu berangkat pada Jumat (7/8/2026) dan dijadwalkan kembali ke Malang pada Minggu (9/8/2026).

Kegiatan wisata tersebut menjadi momentum bagi warga untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Pulau Dewata sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

“Sebetulnya kita memang sudah ada rencana jalan-jalan ke Bali. Kemudian ibu-ibu menabung selama kurang lebih dua tahun, sampai akhirnya kita bisa berangkat ke Bali,” kata Ibu Peni, Sabtu (8/8/2026).

Selama tiga hari dua malam, rombongan mengagendakan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata. Salah satunya Desa Penglipuran, Bali, yang dikenal sebagai salah satu desa wisata dengan lingkungan yang bersih dan tertata.

Penglipuran adalah salah satu desa adat dari Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Desa ini terkenal sebagai salah satu destinasi wisata di Bali karena masyarakatnya yang masih menjalankan dan melestarikan budaya tradisional Bali dalam kehidupan mereka sehari-hari. Arsitektur bangunan dan pengolahan lahan masih mengikuti konsep Tri Hita Karana, filosofi masyarakat Bali mengenai keseimbangan hubungan antara Tuhan, manusia, dan lingkungannya. Mereka berhasil membangun pariwisata yang menguntungkan seluruh masyarakatnya tanpa menghilangkan budaya dan tradisi mereka.

Setelah itu, rombongan dijadwalkan mengunjungi Pantai Pandawa. Pantai Pandawa adalah salah satu tempat wisata di area Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada salah satu sisinya dipahat lima Patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa, warga juga akan menikmati pertunjukan Tari Kecak yang menjadi salah satu kesenian khas Bali.

“Tujuan wisata kita tidak terlalu banyak. Yang pertama kita menuju Desa Penglipuran. Di sana kita bisa melihat desa yang bersih dan menjadi desa percontohan. Kemudian dilanjutkan ke Pantai Pandawa dan melihat Tari Kecak,” ujar Ibu Peni.



Agenda perjalanan dengan makan malam di kawasan Jimbaran. Rombongan akan menikmati hidangan seafood sambil menikmati suasana kawasan pesisir Bali.

Liburan ke Bali akan kurang lengkap rasanya kalau belum mengunjungi pantai jimbaran yang terkenal dengan seafoodnya.

Ibu Peni mengatakan perjalanan tersebut bukan sekadar wisata, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari.

“Yang paling menyenangkan nanti kita bisa makan malam di Jimbaran dengan menu seafood,” katanya.

Perjalanan Berikutnya sebagai Penutup tanggal 9 Agustus 2026 ke The Blooms Garden Bali.

The Blooms Garden Bali menjadi salah satu lokasi wisata yang kami kunjungi untuk menikmati keindahan taman yang elok dan memesona. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektar dan berada di wilayah dataran tinggi, tepatnya di Kabupaten Tabanan. The Blooms Garden Bali juga memegang status sebagai taman bunga terbesar di Bali.

Taman bunga ini mencakup lima area taman yang berbeda-beda, di antara lain Taman Dewi Danu, Taman Merak, Taman Oval, Taman Cinta, dan Taman Belanda. Selain untuk berjalan-jalan santai sembari menikmati pemandangan, kamu juga dapat mengunjungi beberapa spot wahana atraksi yang ada di taman ini.

Rombongan berangkat dari Malang pada 7 Agustus 2026 dan dijadwalkan tiba kembali di Malang pada 9 Agustus 2026 setelah bermalam satu malam di Bali.

Kami berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dengan aman, sehat, dan membawa pengalaman baru setelah mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Pulau Dewata.

Sumber Berita : javasatu.com


Sant 10 Agustus 2026


Juni 19, 2026

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron dan Sumber Sira

Kerinduan pada masa kecil mempertemukan kembali puluhan warga yang tergabung dalam komunitas “Lowokwaru Gang Limo Djadoel”. Mereka merupakan teman dan tetangga masa kecil yang tumbuh bersama di Kampung Lowokwaru Gang Lima, Kota Malang. Untuk melepas rindu, mereka menggelar family gathering dan bernostalgia di kawasan wisata Sumber Maron dan Sumber Sirah, Kabupaten Malang, Minggu (14 Juni 2026).

Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kembali persahabatan yang telah terjalin sejak kecil di lingkungan Lowokwaru Gang Lima , Kota Malang. Sejak pagi, para peserta berkumpul di depan SDN Lowokwaru 1 sebelum bertolak menuju Sumber Maron, tempat wisata yang terkenal dengan wahana river tubing itu, mereka menggelar gathering, bermain bersama, makan siang, hingga menikmati segarnya aliran sungai.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Sumber Sirah Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, untuk menikmati keindahan bawah air sekaligus mengabadikan momen kebersamaan.

Salah seorang peserta, Bambang Triatmodjo, mengaku kegiatan tersebut menjadi obat rindu terhadap kampung halaman dan teman-teman masa kecil. Setelah pensiun, ia kembali tinggal di Lowokwaru, namun banyak wajah yang sudah tidak dikenalnya.

“Alhamdulillah, ini seperti nostalgia. Saya asli Lowokwaru Gang 5. Setelah pensiun saya kembali ke sini, tapi banyak wajah yang sudah tidak saya kenal. Karena itu saya menghubungi Pak Santoso dan ternyata gayung bersambut. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa lebih besar lagi ke depan, bahkan kalau perlu sampai menginap dan menggunakan bus,” ujar Bambang.

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Nur Hayati. Menurutnya, momen berkumpul bersama teman dan tetangga masa kecil menjadi kesempatan yang sangat berharga di tengah kesibukan masing-masing.

“Senang sekali bisa berkumpul lagi dengan teman-teman masa kecil. Kesempatan seperti ini sangat sulit dicari. Ke depan harus kita agendakan lebih rapi dan lebih besar lagi. Tidak hanya ke Sumber Maron, nanti semua tempat wisata akan kita jelajahi bersama,” kata Nur Hayati.

Kegiatan bertajuk “Lowokwaru Gang Limo Djadoel Goes to Sumber Maron dan Sumber Sirah” ini diharapkan menjadi awal dari agenda rutin warga dan sahabat masa kecil Kampung Lowokwaru Gang Lima.

Tak sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menghidupkan kembali kenangan masa kecil dan mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin puluhan tahun.


Sumber Berita :javasatu.com

April 29, 2026

Penyerahan Bantuan Pembangunan Masjid An-Nur Dusun Pilang

Penyerahan bantuan bakti sosial (baksos) untuk pembangunan masjid adalah wujud kepedulian sosial yang bertujuan mempercepat renovasi atau pembangunan sarana ibadah. Kegiatan ini dilaksanakan Panitia Gowes Pedal (bersepeda dan beramal) Lawang dan berlangsung pada hari Minggu tanggal 5 April 2026 yang melibatkan para pecinta bersepeda Jawa Timur umumnya dan Malang raya pada khususnya, berjalan dengan SUKSES yang diikuti 555 goweser .Ucapkan terima kasih kepada komunitas gowes, sponsor, dan donatur. Dana yang terkumpul ini semoga membawa keberkahan bagi pembangunan masjid An-Nur dusun Pilang Desa Sidodadi Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Baca: https://mulyo007.blogspot.com/2026/04/gowes-pedal-lawang-bersepeda-dan-beramal .

Panitia Goweser Baksos Pedal Hari Sabtu, Tanggal 18 April 2026, menyerahkan hasil donasi tersebut sejumlah Rp. 27.094.000,- kepada Takmir Masjid An-Nur. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh wakil Takmir Masjid An-Nur Dusun Pilang, kepada segenap Panitia dan donatur serta para komunitas goweser seJawa Timur yang sudah berpartisipasi dan men-support kegiatan baksos untuk pembangunan Masjid An-Nur Dusun Pilang.



Perlu disimak

  • LOGIN