Sebanyak 555 pesepeda dari puluhan komunitas memadati
kawasan Lawang, Kabupaten Malang, dalam kegiatan gowes bakti sosial bertajuk
PEDAL (Bersepeda dan Beramal), Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini berhasil
menggalang dana sebesar Rp. 28.821.000 untuk pembangunan Masjid An-Nur di Dusun
Pilang, Lawang.
Event yang diikuti komunitas gowes dari Malang Raya hingga
luar kota ini mengusung konsep olahraga sekaligus aksi sosial. Peserta menempuh
rute beragam, mulai jalur santai (family) hingga ekstrem.
Ketua Panitia PEDAL, Sulkan, mengatakan kegiatan berjalan
lancar dan hasil donasi menunjukkan tingginya kepedulian peserta.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada
seluruh panitia, komunitas gowes, sponsor, dan donatur. Dana yang terkumpul
sebesar Rp 28.821.000 ini semoga membawa keberkahan bagi pembangunan masjid,”
ujarnya.
Koordinator acara, Wakit, menegaskan kegiatan ini murni
berangkat dari kepedulian terhadap pembangunan tempat ibadah, sekaligus
menghidupkan komunitas gowes di Malang Raya.
“Kegiatan ini tidak ada muatan apa pun, murni dari
kepedulian kami melihat pembangunan masjid yang butuh dukungan. Sekaligus untuk
menghidupkan kembali semangat goweser di Malang Raya,” katanya.
Ia menyebut, antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan
banyak pesepeda dari luar daerah turut ambil bagian.
“Total peserta sekitar 555 orang, baik dari komunitas
maupun perorangan. Bahkan ada peserta berusia 74 tahun yang ikut gowes
sendirian, ini luar biasa,” ungkapnya.
Wakit menambahkan, donasi yang terkumpul diharapkan mampu
mempercepat proses pembangunan Masjid An-Nur.
“Harapan kami sederhana, semoga pembangunan masjid bisa
segera rampung dan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu komunitas peserta dari SEGO Team
(Seneng Gowes Team) melalui Ketuanya, Wijianto, menyatakan dukungan penuh
terhadap kegiatan tersebut. Komunitasnya mengirimkan 25 anggota untuk
berpartisipasi.
“Kegiatan ini sangat positif, selain berolahraga juga bisa
beramal untuk pembangunan masjid. Kami sangat mendukung,” ujarnya.
Ia juga menyebut rute gowes cukup menantang dan mampu
mengakomodasi berbagai level peserta.
“Jalurnya variatif, ada yang family dan ada yang ekstrem.
Ini membuat acara semakin menarik bagi semua peserta,” tandasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata serta ramah
tamah antar komunitas.
“Aksi gowes baksos ini diharapkan menjadi agenda rutin
sekaligus memperkuat solidaritas komunitas sepeda dan kepedulian sosial di
Malang Raya,” tutup Wijianto.
Daftar Komunitas Peserta:
NGEWES, GNT, Kopi Pahit, Gobar Bromo, Sedulur Mancal (WB), G2K (Gowes Gampang Kram), SMC Lawang, Jogorogo, K-CAR,BOSS Pamekasan, ECC Malang, OCC Malang, GAMAN, MGC, GJO, Tripl3 M, STW / SEGO Team Malang, Ndek-Ndek Cur (N2C), GFS Malang, TwoBike,JPS,Gass Full Rider, MBB, PPC Poncokusumo, M-3Banjararum, Gowes Sidoarjo, PBC Pakisaji, Indolakto, UCC Bolosingo, Blendrank, Abhal-2 Riders, PKBC Singosari, Remmic Pasuruan, Gowes Nine,CTB, Gowes Thimik-Thimik, Go Skul,Eka Mas Malang Cycling.










