Sejumlah warga RT 005/RW 011 Perumahan Bumi Banjararum Asri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, berwisata (melali) ke Bali setelah menabung bersama selama dua tahun. Rombongan yang dipimpin Ibu Peni Triharuminingtyas itu berangkat pada Jumat (7/8/2026) dan dijadwalkan kembali ke Malang pada Minggu (9/8/2026).
Kegiatan wisata tersebut menjadi momentum bagi warga untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Pulau Dewata sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Sebetulnya kita memang sudah ada rencana jalan-jalan ke Bali. Kemudian ibu-ibu menabung selama kurang lebih dua tahun, sampai akhirnya kita bisa berangkat ke Bali,” kata Ibu Peni, Sabtu (8/8/2026).
Selama tiga hari dua malam,
rombongan mengagendakan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata. Salah satunya
Desa Penglipuran, Bali, yang dikenal sebagai salah satu desa wisata dengan
lingkungan yang bersih dan tertata.
Penglipuran adalah salah satu
desa adat dari Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Desa ini terkenal
sebagai salah satu destinasi wisata di Bali karena masyarakatnya yang masih
menjalankan dan melestarikan budaya tradisional Bali dalam kehidupan mereka
sehari-hari. Arsitektur bangunan dan pengolahan lahan masih mengikuti konsep
Tri Hita Karana, filosofi masyarakat Bali mengenai keseimbangan hubungan antara
Tuhan, manusia, dan lingkungannya. Mereka berhasil membangun pariwisata yang
menguntungkan seluruh masyarakatnya tanpa menghilangkan budaya dan tradisi
mereka.
Setelah itu, rombongan
dijadwalkan mengunjungi Pantai Pandawa. Pantai Pandawa adalah salah satu tempat
wisata di area Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini
terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret
Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada
salah satu sisinya dipahat lima Patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung
tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi
Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa, warga juga akan
menikmati pertunjukan Tari Kecak yang menjadi salah satu kesenian khas Bali.
“Tujuan wisata kita tidak terlalu banyak. Yang pertama kita menuju Desa Penglipuran. Di sana kita bisa melihat desa yang bersih dan menjadi desa percontohan. Kemudian dilanjutkan ke Pantai Pandawa dan melihat Tari Kecak,” ujar Ibu Peni.
Agenda perjalanan dengan makan
malam di kawasan Jimbaran. Rombongan akan menikmati hidangan seafood sambil
menikmati suasana kawasan pesisir Bali.
Liburan ke Bali akan kurang
lengkap rasanya kalau belum mengunjungi pantai jimbaran yang terkenal dengan
seafoodnya.
Ibu Peni mengatakan perjalanan
tersebut bukan sekadar wisata, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk
melepas penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari.
“Yang paling menyenangkan
nanti kita bisa makan malam di Jimbaran dengan menu seafood,” katanya.
Perjalanan Berikutnya sebagai
Penutup tanggal 9 Agustus 2026 ke The Blooms Garden Bali.
The Blooms Garden Bali menjadi salah satu lokasi wisata yang kami kunjungi untuk menikmati keindahan taman yang elok dan memesona. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektar dan berada di wilayah dataran tinggi, tepatnya di Kabupaten Tabanan. The Blooms Garden Bali juga memegang status sebagai taman bunga terbesar di Bali.
Taman bunga ini mencakup lima area taman yang berbeda-beda, di antara lain Taman Dewi Danu, Taman Merak, Taman Oval, Taman Cinta, dan Taman Belanda. Selain untuk berjalan-jalan santai sembari menikmati pemandangan, kamu juga dapat mengunjungi beberapa spot wahana atraksi yang ada di taman ini.
Rombongan berangkat dari
Malang pada 7 Agustus 2026 dan dijadwalkan tiba kembali di Malang pada 9
Agustus 2026 setelah bermalam satu malam di Bali.
Kami berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dengan aman, sehat, dan membawa pengalaman baru setelah mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Pulau Dewata.
Sumber Berita : javasatu.com
Sant 10 Agustus 2026








