☆ pr0 c0mp ☆

ACARA PENGAJIAN dan HALAL BIHALAL RT.05

ACARA PENGAJIAN dan HALAL BIHALAL RT.05 RW.11 .Kerukunan dan silahturahmi warga PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

" WISATA BLITAR CERIA WARGA RT.05 "

Wisata bersama warga RT.05 RW. 11 PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

WISATA BLITAR CERIA WARGA RT.05

Wisata bersama ke Blitar warga RT.05 RW. 11 PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

PENJUALAN PAKAIAN dan SEMBAKO MURAH

Pengabdian Masyarakat POSDAYA ARUM ASRI Warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Kel. Banjararum, Singosari

PENIMBANGAN BALITA

Pengabdian Masyarakat POSDAYA ARUM ASRI Warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Kel. Banjararum, Singosari

September 29, 2026

Tantangan Gowes Ekstrem Jalur Singosari - Coban Siuk Tembus Lereng Bromo: Melelahkan tapi Bikin Ketagihan

KABUPATEN MALANG – Jalur bersepeda (gowes) di wilayah Malang Raya kembali menyajikan petualangan yang memacu adrenalin. Kali ini, komunitas goweser yang tergabung anggota SEGO TEAM (Seneng Gowes Team) menjajal rute ekstrem dari Singosari menuju Coban Siuk hingga tembus ke kawasan Kopi Taji yang berada di lereng Gunung Bromo. Rute ini sukses menguras fisik para pesepeda dengan tanjakan-tanjakan terjal yang sangat menantang.

Perjuangan Menaklukkan Tanjakan Ekstrem.

Perjalanan dimulai dengan semangat kebersamaan tim yang tinggi. Namun, medan yang dihadapi tidaklah mudah. Rute tanjakan menuju Desa Taji terbilang sangat ekstrem, bahkan kendaraan bermotor saja harus menggunakan gigi satu untuk bisa melewatinya.

Akibat beratnya medan, banyak goweser pengguna sepeda MTB terpaksa harus menuntun sepeda mereka demi bisa mencapai puncak. "Ternyata memang benar saya mengalaminya sendiri. Kalau ke Taji itu banyak yang menuntun sepedanya," ujar salah satu goweser di lokasi. Meski harus bersusah payah, antusiasme para peserta tidak surut demi mengejar keindahan alam di sepanjang rute.

Terobati Keindahan Coban Siuk dan Kopi Taji.

Rasa lelah yang dirasakan para goweser langsung terbayar lunas begitu mereka tiba di Air Terjun Coban Siuk. Air terjun alami setinggi 90 meter ini menyuguhkan suasana sejuk dan pemandangan asri yang seketika menghilangkan penat setelah menghadapi tanjakan terjal.

Tidak berhenti di situ, tim melanjutkan gowes naik menuju Desa Taji yang terletak di lereng Bromo dengan ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di tempat ini, para pesepeda beristirahat sambil menikmati kehangatan Kopi Taji yang terkenal, sembari memandangi hamparan pemandangan indah dari kaki langit Desa Taji.

Kuliner Unik: Bakso Tengah Hutan.

Petualangan gowes ekstrem ini ditutup dengan cerita unik saat perjalanan pulang menuju Singosari. Karena didera rasa lapar setelah menempuh rute yang berat, para goweser menyempatkan diri untuk kulineran bakso di tengah hutan. Keberadaan penjual bakso di jalur pulang ini menjadi berkah tersendiri bagi para pesepeda yang kelaparan.

Bagi Anda yang penasaran dengan keseruan, perjuangan menuntun sepeda, hingga keindahan alam yang disajikan dalam rute ini, Anda dapat menyaksikan dokumentasi lengkapnya melalui Kanal YouTube Gowes Ekstrem Jalur Singosari Taklukkan Tanjakan Ekstrem Desa Taji & Keindahan Coban Siuk Malang.

September 01, 2026

WARGA RT 05 RW 11 BUMI BANJARARUM ASRI SINGOSARI GELAR UPACARA HUT RI KE-81 DENGAN PENUH KHIDMAT

SINGOSARI – Semangat nasionalisme dan kebersamaan ditunjukkan secara nyata oleh warga Perum Bumi Banjararum Asri. Puluhan warga yang tergabung dalam lingkungan RT 05 RW 11, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari yang cerah ini diikuti dengan penuh khidmat dan antusias oleh seluruh elemen warga, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak. Kehadiran seluruh lapisan usia ini menciptakan pemandangan yang kompak dan memupuk rasa persatuan di lingkungan bertetangga.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan barisan yang dipimpin oleh komandan upacara yang memasuki lapangan upacara secara formal. Suasana mendadak hening dan penuh haru saat momen pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya bergema di seluruh area perumahan. Seluruh peserta upacara memberikan penghormatan penuh kepada sang saka Merah Putih.

Rasa Nasionalisme warga semakin menambah khidmat melalui pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan, teks Pancasila, serta pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tidak lupa, prosesi mengheningkan cipta juga dilakukan untuk mengenang, menghormati, dan mendoakan jasa para putra-putri terbaik bangsa serta pejuang kemerdekaan yang telah gugur demi berdirinya NKRI.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara mengajak seluruh warga untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan hingga bisa berkumpul mengisi kemerdekaan. Di tengah era yang penuh cobaan dan maraknya informasi yang menyesatkan, ia berpesan agar warga menghadapinya dengan keimanan yang besar serta semangat perjuangan demi melanggengkan keutuhan Republik Indonesia.


Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan bangsa. Selepas upacara resmi dibubarkan, kekompakan warga kembali pecah saat mereka bersama-sama menyerukan jargon kebanggaan dengan penuh semangat: " Siapa kita? RT 05! RT 05!  RT 05!  YES !!! ". Kegiatan ini membuktikan bahwa keterbatasan jarak dari pusat kota tidak melunturkan jiwa patriotisme warga di tingkat rukun tetangga. (red) 

Agustus 31, 2026

Semarak dan Penuh Kebersamaan, RT 05 RW 11 Bumi Banjararum Asri Gelar Pentas Seni HUT RI ke-81

Singosari – Warga RT 05 RW 11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang bersama Karang Taruna sukses menggelar malam puncak Pentas Seni dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Acara yang dipusatkan di wilayah RT 05 ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat serta warga sekitar. 

Sebelum Kegiatan Puncak acara Pentas Seni selama bulan Agustus 2026 ada beberapa kegiatan dan Lomba-lomba yang antara lain : 

1 Kerja Bhakti Warga

2 Malam Tasyakuran

3 Upacara Bendera HUT RI 81

4 Lomba anak-anak, Remaja dan Ibu-ibu serta Bapak-bapak.

Kemeriahan malam puncak dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran para tamu undangan, di antaranya Bapak A. Boyadi selaku Ketua RT 05 RW 11 Bumi Banjararum Asri, Ketua RT Banjararum Estate, serta Ketua RT Banjararum View.

Ketua pelaksana acara, Bapak Iwan, bersama jajaran ketua RT tersebut turut memberikan sambutan dan mengapresiasi kerja keras para pemuda. Momen ini juga menjadi perayaan spesial bagi kader Karang Taruna RT 05 yang baru saja dibentuk pada 24 Juli 2026.

Panggung kreativitas malam itu menampilkan ragam pertunjukan seni dari lintas generasi. Anak-anak tampil memukau lewat tari tradisional, salah satunya aksi. Puncak pertunjukan seni dipersembahkan oleh pemuda Karang Taruna melalui drama kolosal legendaris "Roro Jonggrang" yang berhasil memukau penonton lewat kisah pembangunan seribu candi dalam satu malam. 

Suasana malam yang akrab berubah menjadi gelak tawa saat bapak-bapak warga sekitar naik ke atas panggung. Aksi lawak spontan dan banyolan segar yang dibawakan oleh mereka sukses mengocok perut penonton dan menghidupkan suasana puncak perayaan. Di sela-sela kemeriahan panggung, panitia juga membagikan berbagai hadiah doorprize di depan pos kepada warga yang beruntung. 

Malam puncak ini ditutup dengan penuh suka cita melalui lagu "Rasa Sayange" sebagai simbol eratnya tali silaturahmi antarwarga. Pihak Karang Taruna dan pengurus RT berharap dan kekompakan lintas perumahan ini dapat terus terjaga serta berjanji akan kembali menggelar pentas seni yang jauh lebih meriah di tahun depan. 

Dokumentasi lengkap keseruan Pentas Seni HUT RI ke-81 warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Singosari, Kab.Malang 


 


Agustus 18, 2026

Sego Team Gabung Upacara 17 Agustus di Singosari, Cek Gula Darah Gratis AABI

Komunitas Seneng Gowes (Sego) Team bersama sejumlah komunitas pesepeda Malang Raya mengikuti upacara pengibaran bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Rest Area Purwoasri Eco Bike Park, Singosari, Kabupaten Malang, Senin (17/8/2026).

Selain upacara, kegiatan tersebut diisi pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek gula darah dan asam urat. Layanan kesehatan ini digelar oleh Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial.

Ketua Sego Team, Wijiyanto, mengatakan keikutsertaan komunitasnya dalam kegiatan tersebut sengaja dilakukan dengan bergabung bersama sejumlah tim gowes dari Malang Raya.

“Sengaja tahun ini kami bergabung bersama sesama penggowes dari beberapa tim Malang Raya. Selain gowes bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang menyambung silaturahmi antartim,” kata Pak Wijiyanto.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi anggota komunitas. Sebanyak 25 anggota Sego Team hadir dalam kegiatan yang diikuti sekitar 65 pesepeda dari berbagai komunitas Malang Raya.

“Acara ini sangat positif. Dari Sego Team sendiri ada sekitar 25 anggota yang hadir,” ujarnya.

Kegiatan tidak hanya menjadi momentum memperingati HUT ke-81 RI, tetapi juga memperkuat hubungan antarkomunitas gowes. Sejumlah tim dari Malang Raya turut hadir dalam upacara dan kegiatan sosial tersebut.

Sementara itu, Agus, perwakilan AABI menjelaskan pemeriksaan gula darah dan asam urat merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan RI.

“Ini pemeriksaan atau bakti sosial kesehatan dari AABI, Agus Agus Bersaudara Indonesia,” ujar Pak Agus, perwakilan AABI.

Peserta gowes dari Komunitas PUAS (Komunitas Gowes Purwoasri), Pak Utomo, mengatakan kegiatan di Rest Area Purwoasri Eco Bike Park tersebut bukan kali pertama digelar. Menurutnya, kegiatan serupa telah berlangsung selama tiga tahun.

“Alhamdulillah, sudah tiga kali ini. Pesertanya dari Malang Raya, masing-masing tim ikut bergabung,” kata Utomo.

Ia menyebut sejumlah komunitas gowes ikut ambil bagian, di antaranya Sego Team, PHKD, LCA, Raider Suri, GBM dan komunitas lainnya.

“Ini dari berbagai tim Malang Raya. Jadi masing-masing tim bergabung dan ikut meramaikan kegiatan,”

Agustus 13, 2026

Warga RT 005/RW 011 Perumahan Bumi Banjararum Asri Melali Ke Bali

Sejumlah warga RT 005/RW 011 Perumahan Bumi Banjararum Asri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, berwisata (melali) ke Bali setelah menabung bersama selama dua tahun. Rombongan yang dipimpin Ibu Peni Triharuminingtyas itu berangkat pada Jumat (7/8/2026) dan dijadwalkan kembali ke Malang pada Minggu (9/8/2026).

Kegiatan wisata tersebut menjadi momentum bagi warga untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Pulau Dewata sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

“Sebetulnya kita memang sudah ada rencana jalan-jalan ke Bali. Kemudian ibu-ibu menabung selama kurang lebih dua tahun, sampai akhirnya kita bisa berangkat ke Bali,” kata Ibu Peni, Sabtu (8/8/2026).

Selama tiga hari dua malam, rombongan mengagendakan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata. Salah satunya Desa Penglipuran, Bali, yang dikenal sebagai salah satu desa wisata dengan lingkungan yang bersih dan tertata.

Penglipuran adalah salah satu desa adat dari Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Desa ini terkenal sebagai salah satu destinasi wisata di Bali karena masyarakatnya yang masih menjalankan dan melestarikan budaya tradisional Bali dalam kehidupan mereka sehari-hari. Arsitektur bangunan dan pengolahan lahan masih mengikuti konsep Tri Hita Karana, filosofi masyarakat Bali mengenai keseimbangan hubungan antara Tuhan, manusia, dan lingkungannya. Mereka berhasil membangun pariwisata yang menguntungkan seluruh masyarakatnya tanpa menghilangkan budaya dan tradisi mereka.

Setelah itu, rombongan dijadwalkan mengunjungi Pantai Pandawa. Pantai Pandawa adalah salah satu tempat wisata di area Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada salah satu sisinya dipahat lima Patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa, warga juga akan menikmati pertunjukan Tari Kecak yang menjadi salah satu kesenian khas Bali.

“Tujuan wisata kita tidak terlalu banyak. Yang pertama kita menuju Desa Penglipuran. Di sana kita bisa melihat desa yang bersih dan menjadi desa percontohan. Kemudian dilanjutkan ke Pantai Pandawa dan melihat Tari Kecak,” ujar Ibu Peni.



Agenda perjalanan dengan makan malam di kawasan Jimbaran. Rombongan akan menikmati hidangan seafood sambil menikmati suasana kawasan pesisir Bali.

Liburan ke Bali akan kurang lengkap rasanya kalau belum mengunjungi pantai jimbaran yang terkenal dengan seafoodnya.

Ibu Peni mengatakan perjalanan tersebut bukan sekadar wisata, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari.

“Yang paling menyenangkan nanti kita bisa makan malam di Jimbaran dengan menu seafood,” katanya.

Perjalanan Berikutnya sebagai Penutup tanggal 9 Agustus 2026 ke The Blooms Garden Bali.

The Blooms Garden Bali menjadi salah satu lokasi wisata yang kami kunjungi untuk menikmati keindahan taman yang elok dan memesona. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektar dan berada di wilayah dataran tinggi, tepatnya di Kabupaten Tabanan. The Blooms Garden Bali juga memegang status sebagai taman bunga terbesar di Bali.

Taman bunga ini mencakup lima area taman yang berbeda-beda, di antara lain Taman Dewi Danu, Taman Merak, Taman Oval, Taman Cinta, dan Taman Belanda. Selain untuk berjalan-jalan santai sembari menikmati pemandangan, kamu juga dapat mengunjungi beberapa spot wahana atraksi yang ada di taman ini.

Rombongan berangkat dari Malang pada 7 Agustus 2026 dan dijadwalkan tiba kembali di Malang pada 9 Agustus 2026 setelah bermalam satu malam di Bali.

Kami berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dengan aman, sehat, dan membawa pengalaman baru setelah mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Pulau Dewata.

Sumber Berita : javasatu.com


Sant 10 Agustus 2026


Juni 19, 2026

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron dan Sumber Sira

Kerinduan pada masa kecil mempertemukan kembali puluhan warga yang tergabung dalam komunitas “Lowokwaru Gang Limo Djadoel”. Mereka merupakan teman dan tetangga masa kecil yang tumbuh bersama di Kampung Lowokwaru Gang Lima, Kota Malang. Untuk melepas rindu, mereka menggelar family gathering dan bernostalgia di kawasan wisata Sumber Maron dan Sumber Sirah, Kabupaten Malang, Minggu (14 Juni 2026).

Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kembali persahabatan yang telah terjalin sejak kecil di lingkungan Lowokwaru Gang Lima , Kota Malang. Sejak pagi, para peserta berkumpul di depan SDN Lowokwaru 1 sebelum bertolak menuju Sumber Maron, tempat wisata yang terkenal dengan wahana river tubing itu, mereka menggelar gathering, bermain bersama, makan siang, hingga menikmati segarnya aliran sungai.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Sumber Sirah Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, untuk menikmati keindahan bawah air sekaligus mengabadikan momen kebersamaan.

Salah seorang peserta, Bambang Triatmodjo, mengaku kegiatan tersebut menjadi obat rindu terhadap kampung halaman dan teman-teman masa kecil. Setelah pensiun, ia kembali tinggal di Lowokwaru, namun banyak wajah yang sudah tidak dikenalnya.

“Alhamdulillah, ini seperti nostalgia. Saya asli Lowokwaru Gang 5. Setelah pensiun saya kembali ke sini, tapi banyak wajah yang sudah tidak saya kenal. Karena itu saya menghubungi Pak Santoso dan ternyata gayung bersambut. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa lebih besar lagi ke depan, bahkan kalau perlu sampai menginap dan menggunakan bus,” ujar Bambang.

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Nur Hayati. Menurutnya, momen berkumpul bersama teman dan tetangga masa kecil menjadi kesempatan yang sangat berharga di tengah kesibukan masing-masing.

“Senang sekali bisa berkumpul lagi dengan teman-teman masa kecil. Kesempatan seperti ini sangat sulit dicari. Ke depan harus kita agendakan lebih rapi dan lebih besar lagi. Tidak hanya ke Sumber Maron, nanti semua tempat wisata akan kita jelajahi bersama,” kata Nur Hayati.

Kegiatan bertajuk “Lowokwaru Gang Limo Djadoel Goes to Sumber Maron dan Sumber Sirah” ini diharapkan menjadi awal dari agenda rutin warga dan sahabat masa kecil Kampung Lowokwaru Gang Lima.

Tak sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menghidupkan kembali kenangan masa kecil dan mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin puluhan tahun.


Sumber Berita :javasatu.com

April 29, 2026

Penyerahan Bantuan Pembangunan Masjid An-Nur Dusun Pilang

Penyerahan bantuan bakti sosial (baksos) untuk pembangunan masjid adalah wujud kepedulian sosial yang bertujuan mempercepat renovasi atau pembangunan sarana ibadah. Kegiatan ini dilaksanakan Panitia Gowes Pedal (bersepeda dan beramal) Lawang dan berlangsung pada hari Minggu tanggal 5 April 2026 yang melibatkan para pecinta bersepeda Jawa Timur umumnya dan Malang raya pada khususnya, berjalan dengan SUKSES yang diikuti 555 goweser .Ucapkan terima kasih kepada komunitas gowes, sponsor, dan donatur. Dana yang terkumpul ini semoga membawa keberkahan bagi pembangunan masjid An-Nur dusun Pilang Desa Sidodadi Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Baca: https://mulyo007.blogspot.com/2026/04/gowes-pedal-lawang-bersepeda-dan-beramal .

Panitia Goweser Baksos Pedal Hari Sabtu, Tanggal 18 April 2026, menyerahkan hasil donasi tersebut sejumlah Rp. 27.094.000,- kepada Takmir Masjid An-Nur. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh wakil Takmir Masjid An-Nur Dusun Pilang, kepada segenap Panitia dan donatur serta para komunitas goweser seJawa Timur yang sudah berpartisipasi dan men-support kegiatan baksos untuk pembangunan Masjid An-Nur Dusun Pilang.



April 28, 2026

Gowes PEDAL Lawang "Bersepeda dan Beramal" 2026

Sebanyak 555 pesepeda dari puluhan komunitas memadati kawasan Lawang, Kabupaten Malang, dalam kegiatan gowes bakti sosial bertajuk PEDAL (Bersepeda dan Beramal), Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini berhasil menggalang dana sebesar Rp. 28.821.000 untuk pembangunan Masjid An-Nur di Dusun Pilang, Lawang.

Event yang diikuti komunitas gowes dari Malang Raya hingga luar kota ini mengusung konsep olahraga sekaligus aksi sosial. Peserta menempuh rute beragam, mulai jalur santai (family) hingga ekstrem.


Ketua Panitia PEDAL, Sulkan, mengatakan kegiatan berjalan lancar dan hasil donasi menunjukkan tingginya kepedulian peserta.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, komunitas gowes, sponsor, dan donatur. Dana yang terkumpul sebesar Rp 28.821.000 ini semoga membawa keberkahan bagi pembangunan masjid,” ujarnya.

Koordinator acara, Wakit, menegaskan kegiatan ini murni berangkat dari kepedulian terhadap pembangunan tempat ibadah, sekaligus menghidupkan komunitas gowes di Malang Raya.

“Kegiatan ini tidak ada muatan apa pun, murni dari kepedulian kami melihat pembangunan masjid yang butuh dukungan. Sekaligus untuk menghidupkan kembali semangat goweser di Malang Raya,” katanya.

Ia menyebut, antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan banyak pesepeda dari luar daerah turut ambil bagian.

“Total peserta sekitar 555 orang, baik dari komunitas maupun perorangan. Bahkan ada peserta berusia 74 tahun yang ikut gowes sendirian, ini luar biasa,” ungkapnya.

Wakit menambahkan, donasi yang terkumpul diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan Masjid An-Nur.

“Harapan kami sederhana, semoga pembangunan masjid bisa segera rampung dan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” tambahnya.


Sementara itu, salah satu komunitas peserta dari SEGO Team (Seneng Gowes Team) melalui Ketuanya, Wijianto, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Komunitasnya mengirimkan 25 anggota untuk berpartisipasi.

“Kegiatan ini sangat positif sekali , selain berolahraga juga bisa beramal untuk pembangunan masjid. Kami sangat mendukung,” ujarnya.

Ia juga menyebut rute gowes cukup menantang dan mampu mengakomodasi dari berbagai level peserta.

“Jalurnya variatif, ada yang family dan ada yang ekstrem. Ini membuat acara semakin menarik bagi semua peserta,” tandasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata serta ramah tamah antar komunitas.

“Aksi gowes baksos ini diharapkan menjadi agenda rutin sekaligus memperkuat solidaritas komunitas sepeda dan kepedulian sosial di Malang Raya,” tutup Wijianto.

Daftar Komunitas Peserta:

NGEWES, GNT, KOPI PAHIT, GOBAR BROMO, WB(Sedulur Mancal), G2K (Gowes Gampang Kram), SMC Lawang, JOGO ROGO, K-CAR, BOSS Pamekasan, ECC Malang, OCC Malang, GAMAN, MGC, GJO, TRIPLE M, STW / SEGO TEAM Malang, NDEK-NDEK CUR (N2C), GFS Malang, TWO BIKE, JPS, GASS FULL RIDER, MBB, PPC Poncokusumo, M-TIGA Banjararum, GOWES Sidoarjo, PBC Pakisaji, INDOLAKTO, UCC BOLOSINGO, BLEDRANK, ABHAL-ABHAL RIDERS, PKBC Singosari, REMMIC Pasuruan, GOWES NINE, CTB, GOWES THIMIK-THIMIK, GO SKUL, EKA MAS MALANG CYCLING.

Sumber berita :javasatu.com

Maret 11, 2026

KOMUNITAS BERSEPEDA "SEGO TEAM" KOTA MALANG

Komunitas SEGO TEAM (SENEG GOWES TEAM) Kota Malang,  yang memiliki visi  “Sama-Sama Bersepeda” sebagai langkah konkret membangun budaya hidup sehat sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan di Kota Malang.

Komitmen ini diwujudkan melalui Kegiatan yang dilaksanakan  bersama para anggota dan pertemuan  menjadi upaya memperkuat ajang silahturami  antar anggota dalam mengembangkan program bersepeda di wilayah Malang Raya.

“Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, kegiatan bersepeda SEGO TIM juga menjadi upaya nyata dalam mendukung mobilitas ramah lingkungan sekaligus membantu mengurangi emisi di wilayah perkotaan,”

Kegiatan bersepeda bersama SEGO TIM juga mengadakan kegiatan Sosial yaitu santunan dan ke panti asuhan maupun ke warga kurang mampu yang dilaksanakan secara Insidentil.

SEGO TEAM adalah komunitas sepeda aktif di Malang yang dikenal dengan kegiatan sosial dan kemasyarakatan. 

Bersepeda Bersama  "Simpang Lima Gumul-Sumber Gundi" 
Kab. Kediri.

Kegiatan Utama: Bersepeda (sepeda santai/komunitas).
# Aksi Sosial: Santunan anak yatim dan sembako.
# Kegiatan Nasional: Upacara bendera peringatan HUT RI.
# Lokasi: Malang, Jawa Timur.

·       Sumber: https://share.google/aimode/QgYNCpRh0eSJSVwVw .


(Kegiatan Bulan Ramadan 1447 Hijriah  tahun 2026 Masehi).

Kebersamaan Tahun 2026 Komunitas sepeda SEGO Team (Seneng Gowes Team) menyalurkan bantuan kepada anak yatim di dua panti asuhan di Malang pada Jumat (6/3/2026). Aksi sosial ini digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus berbagi berkah di bulan Ramadan.

Kegiatan dimulai dengan titik kumpul di kawasan Ringin Mulyorejo. Selanjutnya rombongan pesepeda menuju Panti Asuhan Putra Harapan Asrori, Mulyorejo, Kota Malang dan Panti Asuhan Al Ikhlas, Reco, Wagir, Kabupaten Malang untuk menyalurkan santunan serta bantuan kebutuhan pokok.

Ketua SEGO Team, Wijianto, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan. Kami juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, SEGO Team menyalurkan total donasi Rp2.250.000 yang berasal dari kontribusi para anggota komunitas.

Rinciannya, di Panti Asuhan Putra Harapan Asrori Mulyorejo, bantuan yang diberikan berupa santunan kepada 30 anak yatim masing-masing Rp25.000 dengan total Rp750.000, serta bantuan sembako senilai Rp500.000. Total bantuan di panti tersebut mencapai Rp1.250.000.

Sementara di Panti Asuhan Al Ikhlas Reco, Wagir, komunitas pesepeda ini menyalurkan bantuan sembako senilai Rp1.000.000 untuk kebutuhan sehari-hari anak-anak panti.

 “Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota komunitas sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan selama bulan suci,” imbuh Wijianto.

SEGO Team berharap aksi sosial ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

SEGO Team berbagi di Panti Asuhan Putra Harapan Asrori, Mulyorejo. Sementara itu, pengasuh panti asuhan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian komunitas SEGO Team yang telah berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim, khususnya di momentum Ramadan.

Sumber : https://javasatu.com/berita/komunitas-sego-team-malang-santuni-anak-yatim-di-dua-panti-asuhan-saat-ramadan/ .

BACA JUGA : https://mulyo007.blogspot.com/2025/08/komunitas-sego-team-seneng-gowes.html

Maret 06, 2026

TEAM SENENG GOWES Aksi Sosial

Komunitas sepeda SEGO Team (Seneng Gowes Team) menyalurkan bantuan kepada anak yatim di dua panti asuhan di Malang pada Jumat (6/3/2026). Aksi sosial ini digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus berbagi berkah di bulan Ramadan.

Kegiatan dimulai dengan titik kumpul di kawasan Ringin Mulyorejo. Selanjutnya rombongan pesepeda menuju Panti Asuhan Putra Harapan Asrori, Mulyorejo, Kota Malang dan Panti Asuhan Al Ikhlas, Reco, Wagir, Kabupaten Malang untuk menyalurkan santunan serta bantuan kebutuhan pokok.


Ketua SEGO Team, Bapak Wijianto, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan. Kami juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, SEGO Team menyalurkan total donasi Rp2.250.000 yang berasal dari kontribusi para anggota komunitas.

Rinciannya, di Panti Asuhan Putra Harapan Asrori Mulyorejo, bantuan yang diberikan berupa santunan kepada 30 anak yatim masing-masing Rp25.000 dengan total Rp750.000, serta bantuan sembako senilai Rp500.000. Total bantuan di panti tersebut mencapai Rp1.250.000.

Sementara di Panti Asuhan Al Ikhlas Reco, Wagir, komunitas pesepeda ini menyalurkan bantuan sembako senilai Rp1.000.000 untuk kebutuhan sehari-hari anak-anak panti.

“Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan selama bulan suci,” imbuh Bapak Wijianto.


SEGO Team berharap aksi sosial ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, pengasuh panti asuhan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian komunitas SEGO Team yang telah berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim, khususnya di momentum Ramadan.



Sumber:  javasatu.com


Perlu disimak

  • LOGIN