☆ pr0 c0mp ☆

ACARA PENGAJIAN dan HALAL BIHALAL RT.05

ACARA PENGAJIAN dan HALAL BIHALAL RT.05 RW.11 .Kerukunan dan silahturahmi warga PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

" WISATA BLITAR CERIA WARGA RT.05 "

Wisata bersama warga RT.05 RW. 11 PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

WISATA BLITAR CERIA WARGA RT.05

Wisata bersama ke Blitar warga RT.05 RW. 11 PERUM Bumi Banjararum Asri , Dusun Tanjung , Desa Banjararum Singosari

PENJUALAN PAKAIAN dan SEMBAKO MURAH

Pengabdian Masyarakat POSDAYA ARUM ASRI Warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Kel. Banjararum, Singosari

PENIMBANGAN BALITA

Pengabdian Masyarakat POSDAYA ARUM ASRI Warga RT.05 RW.11 Perum Bumi Banjararum Asri, Dusun Tanjung, Kel. Banjararum, Singosari

September 25, 2012

WISATA " BLITAR CERIA "

Ada apa di kota Blitar  ? 

Seiring dengan pertanyaan tersebut saya sempat merenung sejenak dan beberapa hari kemudian mendengar berita bahwa Ibu-ibu PKK akan mengadakan wisata ke Blitar. 

Dengan semangat seluruh warga menyambut antusias untuk dapat mengikutinya, terjawab sudah renungan dan angan-anganku agar dapat Berwisata bersama seluruh tetangga.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang bulat maka pada tanggal 09 bulan september-2012, berangkatlah rombongan warga dengan 1(satu)Bus Wisata dan 5 mobil pribadi  



Suasana Persiapan Berangkat Wisata 

Wisata  " Blitar Ceria “ ini nama perjalanan  kami dengan tujuan Wisata 1. MAKAM BUNG KARNO, 2. PEMADIAN SUMBER UDEL, 3, CANDI PENATARAN .

Dalam perjalanan saya coba mengingat sejarah tentang blitar .Di kota inilah presiden pertama Indonesia di makamkan
 


TUJUAN PERTAMA ke MAKAM BUNG KARNO, tempat wisata ini merupakan tempat yang selalu ramai di kunjungi, baik oleh peziarah maupun oleh wisatawan. terletak di Bendogerit, Kecamatan Sanawetan - Blitar, Makam Bung Karno juga terdapat sebuah museum tempat koleksi barang-barang peninggalan beliau seperti Keris, Baju Kebesaran, Lukisan Bung Karno, dll. yang paling menarik dari Museum Bung Karno adalah sebuah lukisan Bung Karno, jika anda melihat lukisan tersebut dari sudut pandang tertentu dan mem-fokus kan mata anda pada jantung lukisan tersebut maka anda akan melihat jantung Bung Karno dalam lukisan  berdetak!

Pengunjung dilarang mengambil gambar dalam museum. tapi dasar jiwa orang Indonesia
ya masih ada saja yang melanggar , apalagi sekarang kamera hp semakin canggih
Kompleks Makam Bung Karno banyak penjual oleh-oleh dan souvenir khas Blitar, jadi pengunjung selain bisa menikmati pesona makam Bung Karno juga bisa berwisata kuliner atau membawa pulang souvenir khas Blitar.
 Makam Bung Karno

TUJUAN KEDUA PEMADIAN SUMBER UDEL

Tempat ini letaknya tidak jauh dari Makam Bung Karno  ± 200 m saat itu harga tiket murah.
Dengan harga tiket Rp.10.000,- Rombomngan masuk Sumber Udel, anak-anak, Bapak-bapak sudah tak sabar pengin segera berenang. Dengan cekatan mereka berganti pakaian renang dan melesat menuruni tangga, bergegas ke kolam renang & kolam beramain untuk anak-anak
Water Park Sumber Udel menyajikan aneka permainan air yang bisa dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa. Terdapat beberapa kolam dengan bermacam fasilitas. Kolam renang anak yang dilengkapi dengan permainan terowongan air, seluncuran berbentuk binatang, air mancur berbentuk payung dan jamur raksasa. Kedalaman kolam anak ini sekitar 30-60 cm.. Semua area permainan air tampak penuh dengan anak-anak dan orang dewasa yang riang gembira berenang, menikmati permainannya.


 Lokasi Pemadian Sumber Udel

TUJUAN KE TIGA CANDI PENATARAN
Selain makam Bung Karno, Sumber Udel di Blitar juga terdapat beberapa candi peninggalan kerajaan Kediri. salah satu yang terkenal adalah Candi Penataran. candi ini terletak di Desa Penataran Kecamatan Nglegok, Blitar.


Sejarah mencatat Candi Penataran ini dibangun ketika Raja Srengga memerintah kerajaan Kediri. tepatnya pada 1194 Masehi. Candi Penataran dibangun dengan tujuan sebagai tempat pemujaan agar terhindar dari bencana letusan gunung Kelud. Candi Penataran mempunyai relief yang menceritakan kisah - kisah Hindu.

 

Semula Informasi yang kami dapat Akses menuju Makam Bung Karno dan Candi Penataran cukup mudah, apabilia dari Malang atau Surabaya, kita bisa naik kereta dan turun di Stasiun Blitar. 

Dari stasiun Blitar menuju Makam Bung Karno kita bisa menggunakan Delma. untuk menuju Candi Penataran kita bisa menggunakan angkutan umum. perjalanan menuju Candi Penataran, Namun akhirnya Rombongan kami dari Malang sepakat Naik BUS dan Mobil Pribadi perjalanan lumayan jauh melewati bukit-bukit. Kami dan rombongan sangat menikmati keindahan Candi dan sangat kagum akan beradaannya , bahwa saat itu bangsa kita sudah bisa membangun candi semacam ini dan ini menunjukkan bahwa bangsa kita bukan bangsa yang lemah tapi bangsa kuat dan mandiri terlihat jelas dalam sejarah kita akan peninggal-peninggalan jaman dahulu, termasuk Bapak Proklamator Kita BUNG KARNO bisa dikenal diseluruh Dunia akan kegigihannya dalam memperjuangkan Kemerdekaan Negara Indonesia di mata dunia

 

Bapak, Ibu, anak-anak semua terlihat ceria termasuk kami melihat turis manca Negara yang ikut menikmati keindahan Candi Penataran
Untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan Kebutuhan berpariwisasata sangatlah penting dalam kehidupan kita, mengingat setiap hari kita sudah disibukkan dengan kegiatan yang rutin dan tidak dapat kita hindari , untuk menjernihkan suasana rutinitas perlu Bertamasya diadakan , memang berpariwisata membutuhkan biaya tapi hal ini dapat kita atasi bersamama-sama dengan cara  antara lain: menabung, membagi SHU dalam organisasi usaha , dan subsidi silang yang ekonomi kuat membantu yang kurang(semangat kebersamaan) dan direncanakan sesuai dengan kemampuan bersama-sama

klip foto medio 2012

Semoga catatan kami yang singkat ini bisa menambah wawasan kita dan yang paling penting keakraban, kebersamaan, kerukunan dan kekeluargaan sangatlah penting untuk kehidupan sosial kemasyarakatan.

Agustus 30, 2012

Bahasa Arek Malang

Bahasa konco-konco Malang 
(bahasa Prokem di Malang)

Dalam kehidupan sehari-hari komunikasi antar teman pada dasarnya tetap memakai bahasa jawa ngoko dan bahasa indonesia yang dibalik cara membaca abjadnya misal : tidak menjadi kadit , nikah menjadi ibar yang asal katanya rabi .  Biasanya bahasa ini dimasukan dalam selah-selah pembicaraan sehingga sulit dimengerti bagi orang-orang yang belum mengenal bahasa arek Malang  
Dari sumber yang kami dapat wawancara dengan orang tua-tua di Kota Malang , bahwa bahasa Arek Malang berasal dari pemikiran para pejuang kemerdekaan saat bergrilya yaitu perlu suatu bahasa yang hanya dimengerti sesama pejuang, hal ini perlu mengingat saat itu banyak para penyusup mata-mata yang dikirim oleh Belanda dan bahasa ini dapat menjamin kerahasiaan  serta dapat membedakan mana Kawan dan mana Lawan . 
Bahasa Arek Malang ini diperkirakan dikenal sekitar tahun 1949 saat para pejuang di Malang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bagi Generasi muda Kota Malang tercinta harus mengerti bahasa ini karena saat ini    AREMA sudah dikenal di seluruh Indonesia, jadi singkat kata anda sebagai AREMA harus  mengenal “OSOB KIWALAN NGALAM”


KAMUS  BAHASA MALANG

Panggilan Sesama Teman
Diambil belakang nama panggilan ( panggilan sehari-hari abjadnya dibaca dari belakang) misal: Pardi dipanggil Id, Udin dipanggil Nid, Suparno dipanggil On, samsul dipanggil Lus , Santoso dipanggil OS dan Bayu dipanggil Uyab, Amir dipanggil Rim dan lain sebagainya serta disesuaikan dengan kenyamanan pendengaran sehingga panggilan dapat diterima dengan yang punya nama dan agar tidak ada ketersinggungan

Angka
1 Utas      
2 – Aud      
3 – Agit
4 – Papat    
5 – Omil     
6 – Enem   
7 – Hujut       
8 – Wolu     
9 – Ongos   
10 – Hulupes          
11 – Saleb      
20 – Aud Hulup 
25 Elawes
30 – Agit Hulup     
50 – Tekes             
100 – Sutar  
150 Sutar Tekès   
500 – Omilsutar
1000 –  Ubir 
 5000 – Omil Ubir       
     
Kata :
A
a – Tambahan untuk penekanan kata       
Aud – Dua       
Agit – Aiga        
Adapes – Sepeda
Ambèk – Dengan, dan
Amrin – Pacar, kekasih
Analèt 
 Celana
Aranjep  Penjara
Arema – Arek Malang
Aranet 
 Tentara
Arodam – Madura       
Asaib – Biasa
Asrob – Minum
Atrakaj – Jakarta         
Atrèt – Mundur
Awat – Bohong
Ayahab – Bahaya               
Ayabarus – Surabaya
Ayas – saya

B
Balbalan – Sepak Bola
Balon (nolaB) – Pelacur

C
Cik – Ungkapan lebih, biar lebih
Cikno – Biarkan          

D
Dhulin (niaM) – Permainan
Dhudhuk (kadiT) – Bukan

E.
Èbès – Panggilan Orang Tua laki-laki
Èbès Kanal – Bapak
Èbès Nganal – Bapak  
Èbès kodew – Ibu
Éros  Sore
Énék – Sini
Éwéd – Sendiri
Éwédan – Sendirian 
Éwul  Lapar   
  

G
Gak main  (kadit niam)– Tidak bagus
Genaro – Orang
Genok  – Tidak ada
Ganok – Tidak ada      

H
Halak 
 Kalah
Halokes – Sekolah
Hamur – Rumah
Hamur tikas 
 Rumah sakit
Hantum  Muntah
Harum   Murah
Hèndeg  Besar
Helom – Balik kerumah/pulang
Helob – Boleh
Hewod – Bibir tebal
Holopes – Sepuluh
Hulupes – Sepuluh

I
Ibar – Kawin, nikah
Ibab 
 Babi
Idad – Jadi      
Idrek – Bekerja
Iko – Itu (jarak jauh)
Ilep – alat kelamin laki-laki
Ilakes – Sekali, sangat
Imblak – Baju
Ipes – Sepi, sunyi senyap
Ipok – Kopi
Ipok letek– Kopi kental               
Irub – Belakang  
Isak 
 Beri
Isaki  Diberi
Isilup  Polisi
Itor  Roti                     
Itreng – Mengerti, paham

J
Jancik – Makian, ngumpat
Jancuk – Makian kasar
Ja’ik – Penekanan kata-kata
Jès – Panggilan keakraban

K
Kaceb 
 Becak
Kadit – Tidak
Kadit enès 
 Sombong, gaya
Kampès – Celana dalam
Kana – Anak
Kanè 
 Enak
Kanyab – Banyak
Kanyab tulum – Banyak omong
Kawab 
 Bawa
Kajur  Rujak
Kelèm – Terjaga, keleman - bersama teman tidak tidur
Kèat – Kotoran , tahi, makian
Kendho – Bodoh
Kèndep – Pendek  
Kétép – Ayam       
Kèr – Nak, anak-anak
Kèra – Anak
Kètam – mati   
Kèwut – tua
Kid – Dik panggilan seseorang lebih muda
Kida – Adik                
Kimpet – Kelamin wanita
Kipa 
 Baik
Kiwal – Balik
Kiwalan – Walikan, terbalik
Kodèw – Perempuan
Koen – kamu
Kolèm – Ikut   
Komès – Pantat besar 
Kombèt – Tèmbok / dinding bata
Kubam – Mabuk          
Kunam –  Burung, kelamin laki
Kusam – Masuk          

L
Ladub 
 Berangkat
Landas – Sandal
Latab – Batal   
Lancap – Tendang, mengayuh sepeda
Lanek – Kenal 
Lawèt – Dijual
Lecep – Pecel
Lèges, Lègo – Jual
Lesek – Capai, untuk orang - menyebalkan 
Lekec – pegang
Lékés – Kaki              
Libom – Mobil
Licek – kecil
Londog – Gundul
Lokop – Pukul  
Lotob – Botol
Lop – Penuh , habis batas        

M
Main – Becus, bermain
Mènclèk – Miring 
Meleg – Mau         
Mèngong – Gila

N
Nakam – Makan
Naskim – Makan         
Nawak – kawan
Nawak Letek - Teman Dekat
Nayamul – Lumayan  
Nangkus – Segan
Najat – Jajanan, makanan ringan
Nawarep – Perawan
Nèndes – Sèndèn/bersandar
Nèma – Ngamèn   
Ngalam – Malang
Ngalup – Pulang
Nganal – Laki-laki
Nganem – Menang 
Ngatu – Hutang
Ngayambes – Sembahyang
Nggègèg – Tertawa  
Ngentit – Mencuri 
Ngenem – Diam tidak  bicara       
Ngetem – Hamil
Ngokob – Pantat 
Ngilam – Pencuri        
Ngingub – Bingung
Ngipok – Minum Kopi
Niam – Main
Niwak – Kawin
Nuwus – Terimakasih
Nukus – Sukun (kelurahan di Malang) 

O
Odum – Telanjang
Oges – Nasi
Ojir – Uang
Ojob – Suami/istri, pacar
Ojrit – Iya
Oker – Rokok
Oket – Datang
Omil – Lima      
Onèt – Cina
Onok – Sana
Ongis  Singo
Orip – Berapa
Oskab – Bakso
Osob – Bahasa
Osob kiwalan – Bahasa terbalik
Osi – Bisa
Otom – Mata
Otos – Soto
Oyi – Ya
Owik – Kiri
Owod – Panjang                 

P
Pesi  Bohong
Plembungan – Balon tiup
Prèi – Libur, tidak mau

R
Rasap – Pasar
Raseb – Besar
Ratig – Gitar
Raulek – Keluar 
Rajajowas – Sawojajar 
Rayab – Bayar
Rayub – Selesai
Rayup – Terjual, laku
Raijo – Uang
Reneb – Benar
Rotom – Motor
Rudit – Tidur 
Règèg – Bertengkar 
   
S
Sam – Abang
Saleg – Gelas 
Sareb 
 Beras   
Sèdeb – Monyet
Silup – Polisi
Sékém – Pisau   
Sinam – Manis (untuk menyebut gadis cantik)
Suda – Mandi  
Sulum Mulus
Soak – Kaos
   

T
Tahès – Sehat
Takis 
 Ambil
Tarus  Surat
Tail – Lihat  
Tèncrèm 
 Diare
Tèngès  Buang air besar
Tènyom – Monyet
Tikas  Sakit
Tidem  Kikir/pelit        
Tilep – Curi, bisa juga Kikir    
Tèwur – Rumit
Télés 
 Dubur

U
Ubab –  Pembantu rumah tangga
Ubir – Ribu
Ublem – Masuk
Udad 
 Dadu
Uhat  Tahu (makanan)
Uhat  Mengetahui (Petunjuk)
Uklam – Jalan
Uklam-Uklam – Jalan-jalan
Ukut – Beli
Umak – Kamu
Unyap – Punya
Utab – Batu
Utapes – Sepatu                      
Utem – Keluar
Uyap – Sudah terjual    

W
Wancik 
 Umpat
Wanyik – Kagum, untuk orang Dia
Wahdoh – Terlanjur terjadi

Juli 24, 2012

DOA KITA

Pada kesempatan ini kami coba menulis Doa untuk kita, semoga uraian doa ini bermanfaat bagi kita serta mohon maaf bila ada kesalahan Tulisan maupun kata-kata, hanya ALLOH yang Maha benar

-->

Doa Menjawab saat adzan

Jika  mendengarkan adzan, hendaklah berkata sebagaimana yang dikatakan oleh muadzin, kecuali dalam kalimat:’
Hayya 'alasshalaah ‘Mari kita sholat, atau Hayya 'alal falaah Mari menuju kemenangan’
Maka padanya berkata:
Laa haula wa laa quwwata illa billaah
‘Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.’ (HR. Bukhari 1/152 dan Muslim 1/288)

Doa setelah mendengarkan adzan

Alloohumma Robba Haadzihidda' watittammah.  washolaatil qooimah.  aati Muhammada nilwasiilah. wal fadhiilata wab'atshu maqoomam mahmuudanilladzii wa'adtah
 “ Ya Allah Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna ini dan solat yang aku dirikan ini. Berikanlah kepada junjungan kami Nabi Besar Muhammad SAW. Perantaraan dan keutamaan dan tempatkanlah dia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya ”

Doa Sederhana Setelah Shalat

Allaahumma innaa nas-aluka salaamatan fiddiini, wa’aafiyatan fil jasadi, wa ziyaadatan fil ‘ilmi, wa barakatan fir-rizqi, wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal mauti.
Ya Allah, kami mohon kepada-Mu akan keselamatan dalam agama, kesehatan dalam badan, bertambah dalam ilmu, keberkatan dalam rejeki, taubat sebelum mati, rahmat ketika mati, dan ampunan sesudah mati.

Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minan-naari, wal ‘afwa ‘indal hisaabi.
Ya Allah, ringankanlah kami ketika sakratul maut, dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka, dan memdapat ampunan di hari perhitungan amal.

Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz-hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau sesatkan kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Karena sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemurah.

Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanatan, wa fil aakhirati hasanatan, wa qinaa ‘adzaaban-naari.
Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.

Washollallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa’ala alihi wasohbihi wasallam walhamdulillahirobbil’alamin

Bagi Allah Tuhan seru sekalian alam dan semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepada tuan Kami Muhammad S.A.W. beserta keluarga dan para sahabat serta segala puji bagi Allah







Februari 20, 2012

BAKTI SOSIAL POSDAYA ARUM ASRI 2012


PERSEMBAHAN BAKTI SOSIAL
 POSDAYA “ARUM ASRI” dan
Yayasan Amal Sosial " Ash Shohwah " (YASA)  
Tahun 2012

Dalam upaya memberdayakan masyarakat melalui pos pemberdayaan keluarga (posdaya), hendaknya bisa dilakukan dengan diawali kegiatan yang mudah. Dengan demikian, masyarakat desa tertarik dan mampu melakukannya.
Seperti diketahui, posdaya adalah forum silaturahmi dan penggerak pemberdayaan oleh kalangan keluarga dan masyarakat secara mandiri. Posdaya Arum Asri, akhir-akhir ini telah berhasil menarik minat masyarakat dan sponsor. Beberapa perusahaan dengan kesadaran tinggi terlibat untuk sekadar berbagi dana corporate social responsibility (CSR) mereka untuk mengisi kegiatan posdaya di pedesaan.

Pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2010 tentang pembangunan yang berkeadilan. Upaya tersebut menyangkut tiga program yang sangat penting, yaitu pembangunan pro rakyat yang mengarahkan upaya penanggulangan kemiskinan berbasis keluarga, berbasis pemberdayaan masyarakat dan,pemberdayaan ekonomi mikro dan kecil. Inpres itu juga menggariskan pentingnya upaya pembangunan berkeadilan yang ditujukan untuk anak, kaum perempuan, ketenagakerjaan, hukum dan reformasi hukum, fokus penanganan keluarga miskin dan keluarga yang terpinggirkan.

Posdaya Arum Asri mempunyai program kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan antara lain  Posyandu Balita dan Manula, Pendidikan spiritual mental dan akhlaq untuk anak usia SD sampai dengan SMA serta kegiatan tahunan yaitu Bhakti Sosial Kemasyarakatan
Kegiatan yang berbasis Posyandu
Oleh karena posdaya mengharuskan penanganan kesehatan, keluarga berencana (KB) dan pemeliharaan kesehatan anak bawah lima tahun (balita), maka pengurus posdaya menganjurkan agar posyandu dihidupkan atau disegarkan kembali.
Tidak jarang pengurus posdaya bekerja keras mencari sponsor sebagai sumbangan berupa makanan bergizi untuk kegiatan posyandu secara rutin untuk anak-anak yang datang di posyandu. Dalam keadaan seperti itu, posdaya menjadi mitra kerja yang sangat efektif untuk pembinaan Posyandu.

Tidak jarang pengurus posdaya menjadi pemrakarsa atau menghidupkan kembali program dan kegiatan-kegiatan posyandu yang di masa lalu sangat marak. Salah satu contohnya, posdaya menjadi acuan beberapa perusahaan untuk membantu lewat program Kartu Menuju Sehat (KMS).

Pengurus posdaya bekerja sama dengan perusahaan mencetak KMS agar posyandu dapat aktif menimbang bayi dan anak balita dengan pencatatan yang teratur. Di bagian lain posdaya menjadi perantara untuk mencari sumbangan bagi pengembangan usaha ekonomi mikro dan koperasi dari dana CSR perusahaan yang bersangkutan. Posdaya juga memfasilitasi sumbangan untuk makanan contoh yang kaya gizi sehingga keluarga yang datang ke posyandu dapat mengolah makanan secara mandiri dengan contoh yang diberikan di posyandu tersebut.

Perbaikan gizi anak balita tidak bisa hanya dengan makanan bergizi sebulan satu kali di posyandu tetapi harus dengan teratur diberikan sebagai makanan bergizi setiap hari. Oleh karena itu, tiap dapat keluarga membangun Kebun Bergizi di halaman rumah masing-masing. Yang diharapkan halaman mereka akan menghasilkan sayuran, yang akan diolah bersama telor, daging guna memenuhi kebutuhan makanan bergizi.
Dalam gelar posdaya itu akan diundang semua pengurus posdaya dan ketua tim

Pada awal tahun 2012 tepatnya pada tanggal 19 Februari Posdaya Arum Asri telah   melaksanakan   kegiatan   bakti   sosial   yang   bekerja sama   dengan   Yayasan Amal Sosial  Ash Shohwah (YASA) dan berjalan dengan sukses, adapun kegiatan tersebut antara lain : Penampilan Marching band Nurus Salam dari siswa MI Al Maarif 05 Banjararum, Bazar, penjualan pakaian murah, pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan Ruqyah gratis dan penjualan paket sembako murah dan ikut medukung acara tersebut beberapa perusahaan swasta  antara lain dari Sanbe Farma, dan Dealer Honda Kartika Sari Malang
Pelaksanaan tersebut ditinjau langsung oleh Bapak Hadi Wasito selaku Pembina Posdaya dari LPM UM bekerjasama dengan LPM Universitas Merdeka Malang dan dihadiri oleh Mahasiswa UM yang langsung di bawah pendampingan Bpk Hartono selaku Dosen UM.

Kami tampilkan Klip  foto kegiatan Posdaya "ARUM ASRI"  

 
serta dibawah ini merupakan beberapa foto kegiatan baksos Posdaya Arum Asri yang diselenggarakan pada 19 Februari 2012

Foto Kegiatan Bakti Sosial POSDAYA ARUM ASRI
Bekerja sama dengan YAYASAN AMAL SOSIAL ASH SHOHWAH
Perum Bumi Banjararum Asri Singosari Kabupaten Malang



Pendukung kegiatan Bakti sosial POSDAYA "ARUM ASRI"


Perbincangan antara ketua posdaya "Arum Asri" 
Ibu Eva Rusdianto dengan  Bapak Hadi Wasito selaku Pembina


Penimbangan Balita di Posyandu
  

DrumbBand " Nurus Salam " Siswa-siswi MI Al Maarif 05 Banjararum,Singosari
Pembicaraan langsung dengan masyarakat

                                                                             
Penjualan sembako murah
 

Pengobatan Ruqyah
                                       


Bekerja sama dengan YAYASAN AMAL SOSIAL "ASH SHOHWAH "


         mulyo007.blogspot.com


Januari 08, 2012

POSDAYA ARUM ASRI

POSDAYA "ARUM ASRI"
 
Nama Pos Pemberdayaaan Keluarga atau Posdaya semakin hari semakin akrab di telinga kita, bukan hanya di kota-kota besar saja nama Posdaya menggema, tetapi sudah menjalar ke berbagai pelosok desa dan pedukuhan. Begitu juga di wilayah Kabupaten Malang, hampir seluruh penduduk desa di kabupaten itu telah akrab dengan Posdaya dan berbagai macam kegiatannya. 
                                                                                                                                                                                                                                              
Bapak H. Hadi Wasito dari LPM UM memberikan pengarahan calon penerima hibah DAMANDIRI
 
POSDAYA adalah forum komunikasi, silaturahmi, advokasi, penerangan dan pendidikan, sekaligus wadah kegiatan penguatan fungsi keluarga secara terpadu. Apabila memungkinkan Posdaya bisa dikembangkan sebagai wadah pelayanan keluarga secara terpadu, utamanya pelayanan kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan pengembangan lingkungan yang memudahkan keluarga berkembang secara mandiri.
POSDAYA memberi dukungan pemberdayaan kepada keluarga dengan anak-anak di bawah usia 15 tahun, keluarga yang isterinya sedang mengandung, keluarga dengan remaja di bawah usia 25 tahun dan keluarga dengan anak dewasa. POSDAYA juga dapat dibentuk dengan dukungan anggota keluarga yang berusia lanjut, baik sebagai forum silaturahmi maupun untuk memberi kesempatan para lansia membantu keluarga yang lebih muda atau sebaliknya.
Upaya pemberdayaan yang ditawarkan dalam POSDAYA diarahkan untuk mendukung penyegaran fungsi keluarga, yaitu keagamaan, budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi dan kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
  Pengarahan tentang POSDAYA kepada para KADER

Pembentukan dan pengembangan POSDAYA dilakukan oleh anggota atau organisasi masyarakat seperti, organisasi sosial dan keagamaan seperti Pengurus Masjid, Panti Asuhan, lembaga lain atau perorangan. Pembentukan Posdaya bisa diprakarsai oleh lembaga pendidikan seperti pesantren /gereja/wihara/ sekolah melibatkan siswa/santri yang dibimbing para Guru/ustad/pastor (sebagai contoh bahwa  menolong sesama tidak dibatasi dengan agama). Posdaya dapat dikembangkan oleh Pemda dan seluruh aparatnya ditingkat kecamatan, desa, kelurahan, RW/RT namun tidak diperkenankan untuk mengatas namakan/embel-embel partai politik.
POSDAYA meliputi 5 bidang kegiatan yakni bidang agama, lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan dan pengembangan ekonomi.
Pada tanggal 12 Desember 2011 terbentuklah POSDAYA Arum Asri yang berdomisili di RT 05 Perum Bumi Banjararum Asri, Singosari, Kab. Malang yang di bawah binaan POSDAYA Dahlia Sengkaling, LPM UM bekerjasama dengan LPM Universitas Merdeka Malang yang didanai langsung oleh DAMANDIRI.



Persiapan Kegiatan POSDAYA


 PEMERIKSAAN KESEHATAN


Kader " POSDAYA ARUM ASRI "



POS PEMBERDAYAAN KELUARGA  " ARUM ASRI "

Seluruh kegiatan POSDAYA diatas diharapkan bisa merangsang warga sekitar yang berkecukupan didaerah tersebut untuk dapat membantu keluarga yang kurang mampu dalam melakukan kegiatan ekonomi, wirausaha atau usaha koperasi melalui pengembangan kerjasama dalam usaha atau usaha bersama yang maju dan mandiri.

Perlu disimak

  • LOGIN