☆ pr0 c0mp ☆

Juni 21, 2016

Cara penulisan latin dan pengertian " Amin, Aamin, Amiin, Aamiin "

Cara penulisan latin dan pengertian antara : Amin, Aamin, Amiin, Aamiin,
Penulisan  kata kita sampaikan melalui berbagai media, baik dari ucapan langsung dari mulut kita maupun melalui pesan singkat alias SMS, E_mail, 

WhatsApp

 di twitter, penulisan wall FB  atau komentar di beranda status FB, atau media sosial lain-lain.

Kita perlu mengetahui cara penulisan latin dan arti kata Amin, Aamin, Amiin, Aamiin,

Ada banyak temuan tulisan kata untuk mengamini itu dan beberapa penulisan kata tesebut seperti “Amin, Aamin, Amiin, dan Aamiin” yang sering kita temui

Sebagai bahan Renungan dan belajar agama & Membaca Buku. Kita harus hati- hati dalam mengucapkan dan menulis AaMiiN karena kalau salah mengucapkan dan menulisnya secara Otomatis akan berubah Maknanya atau Artinya.

Cara penulisan latin dan pengertian antara : Amin, Aamin, Amiin, Aamiin,
Dalam Bahasa Arab, ada 4 perbedaan arti kata ini, yaitu:
1.Amin (A dan Min pendek) artinya aman, tentram.
2.Aamin (A panjang dan Min pendek) artinya minta perlindungan keamanan.
3.Amiin (A pendek dan Min panjang) artinya jujur terpercaya
4.Aamiin (A dan Min panjang) artinya ya Allah kabulkanlah do’a-ku.

Lafadz Aamiin sering diucapkan didalam dan diluar shalat, ketika kita habis berdoa pastinya kita mengucapkan kata aamiin, tidak sering pula kita kadang-kadang mendengarkan kata amin yang pendek dalam berdoa.

Adapun cara yang paling baik untuk mengucapkannya ialah suara "A" harus dibaca panjang dan suara "Min" pun harus di baca Panjang, misalnya " AaMiin". yang maknanya  ya Allah kabulkanlah do’a-ku

1.Jika dibaca AaMin arti Berimanlah ( A-dipanjangkan dan Min-dipendekan ).
2.Jika dibaca AMiin artinya Orang terpercaya (A-dipendekkan,Min-nya dipanjangkan).
3.Jika dibaca AAMIIN artinya Terimalah Permohonanku (AA-Panjang,MIN-Panjang).

Demikianlah sedikit penjelasan tentang penulisan latin “AMIN, AAMIN, AMIIN, dan AAMIIN”.

Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kita, kedepannya kita tidak lagi asal tulis bila meng-aamiin-kan sebuah doa dan yang mengharuskan kita untuk menulis kata, sehingga maksud dan tujuan kita tidak menyimpang maknanya.



Edisi Ramadhan 1437 H , 21 juni 2016

0 Comments:

Posting Komentar

silahkan tulis komentar anda

Perlu disimak

  • LOGIN