☆ pr0 c0mp ☆

Juni 04, 2023

Candi Kidal Sampai Sumber Jenon

Bersepeda pagi saat libur kerja memang asyik selain hobi, olah raga, berwisata atau juga sekedar jalan-jalan bersepeda santai. Saat ini kian marak berbagai kalangan yang beraktivitas bersepeda  jadi favorit. Selain menyehatkan badan, bersepeda atau gowes menjadi trend baru. Gowes cari tempat-tempat menarik yang indah atau sekedar melepas lelah (refreshing) sambil  menikmati indahnya alam dan tubuh pun menjadi sehat serta  bisa dibilang dengan biaya sangat murah.

Pada sabtu pagi (03-06-2023) Komunitas Gowes Perum Bumi Banjararum Asri berkumpul untuk gowes bareng ke tempat yg difavoritkan , pagi itu langsung musyawarah disepakati berangkat tujuan "Candi Kidal" dan"Sumber Jenon" melalui jalur  yg sudah ditentukan dengan penunjuk jalan Bpk. Harmaji dan bpk. Miseran.

Mengapa "Candi Kidal dan Sumber Jenon ?"

Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari. Candi ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Anusapati, Raja kedua dari Singhasari, yang memerintah selama 20 tahun (1227 - 1248). Menurut Pararaton Kematian Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya sebagai bagian dari perebutan kekuasaan Singhasari, juga diyakini sebagai bagian dari kutukan Mpu Gandring. Candi Kidal di Tumpang, Malang, Jawa Timur



Candi Kidal secara arsitektur, kental dengan budaya Jawa Timuran, telah mengalami pemugaran pada tahun 1990. Candi kidal juga memuat cerita Garudeya, cerita mitologi Hinduistik, yang berisi pesan moral pembebasan dari perbudakan. Sampai sekarang candi masih terjaga dan terawat.
(Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Candi_Kidal)

Dengan semangat para Goweser berangkat jarak tempuh dari Perum Bumi Banjararum Asri Singosari sampai ke candi kidal Tumpang sekitar 20,4 km
Sebagai warga Singosari setidaknya mengetahui dengan nyata peninggalan sejarah Kerajaan, sehingga kami bukan hanya sekedar mendengar cerita namun bisa membuktikan dan melihat secara nyata salah satu peninggalan kerajaan Singosari tersebut.
Setelah melihat langsung candi Kidal dan berfoto, perjalanan langsung dilanjutkan ke wisata alam "SumberJenon"
Sumber Jenon merupakan sumber mata air yang berlokasi di Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.


Wisata Alam Sumber Jenon ini memiliki keunikan yang berbeda jika dibandingkan dengan sumber mata air lainnya, keunikan dari Sumber Jenon yaitu terdapat pada warna air yang berwarna hijau kebiruan, yang diyakini oleh masyarakat bahwa airnya berkhasiat bisa menyembuhkan berbagai penyakit contohnya seperti penyakit kulit.

Selain keunikan dari airnya yang jernih berwarna kebiruan dan sangat menyegarkan, terdapat keunikan lain yaitu adanya fosil kayu yang tumbang yang berada tepat di dalam air Sumber Jenon. Adanya Fosil kayu di dalam air menambah keunikan yang sangat menarik dan cocok bila dijadikan spot foto underwater yang wajib dicoba oleh para pengunjung. Wisata Sumber Jenon ini terdapat pemandian yang berbentuk seperti kolam renang dengan dinding batako. Kemudian juga terdapat keunikan tersendiri di dalam kolam ini yaitu adanya batang pohon Jenu namanya, dengan posisi membujur dari arah barat ke timur. Selain itu terdapat pohon-pohon besar yang mengelilingi kolam, sehingga menambah suasana yang begitu sejuk. 
(Sumber:https://www.travelmalang.id/info-tempat-wisata-sumber-jenon-di-malang/).

Sampai di Sumber jenon, istirahat sebentar sambil mendinginkan badan , lanjut  berenang di pemandian dan berfoto-foto sambil menikmati air pemadian yang dingin dan segar serta  pemandangan yang indah, ini benar-benar salah satu tempat wisata dengan pemandian alam yang indah sehingga rasa penat dan lelah setelah rutin beraktivitas pekerjaan dapat terlepaskan.
Jarak tempuh dari Candi Kidal ke Pemandian Alam Sumber Jenon , melewati Tugu Kuda Diponegoro Tajinan  berkisar 5,9 km
Sehingga jarak tempuh kami mulai start dari Perum Bumi Banjararum Asri - Candi Kidal - Sumber Jenon adalah 26,3 km dengan jalan naik turun tanjakan yang biasa, atau pulang pergi dengan jarak 54,6 km.

Anggota Gowes kali ini di ikuti 
1. Bpk. Wing sebagai pengawal naik motor.
2. Bpk. Miseran 
3. Bpk. Harmadi 
4. Bpk.Teguh, 
5. Bpk. Darmaji 
6. Bpk. Sepdianto 
7. Bpk. Anwar 
8. Bpk. Eko Sulistyawan 
9. Bpk. Sugeng 
10.Bpk. Santoso 
Sedangkan ada 2 Anggota   yang berangkat sama-sama tapi tidak mengikuti rute kami yaitu Bpk.Sudiyo dan Bpk. Zaenuri , dengan jalur sekitaran Singosari.

Komunitas kami ini  "Gowes Bareng" hampir rutin setiap seminggu sekali mencari tempat-tempat nyaman dan menyegarkan.





(de'Sant juni 2023)

0 Comments:

Posting Komentar

silahkan tulis komentar anda

Perlu disimak

  • LOGIN