Cara untuk mengenang perjalanan
hidup salah satunya adalah dengan reuni yang selama ini banyak berkembang, acara ini biasanya dikemas dengan
silaturahmi. Hal ini dilakukan untuk mengenang masa lampau yang pernah dialami
beberapa tahun yang lalu bahkan puluhan tahun yang lalu, sabtu(17/07/2023).
Bapak Dadang Permana
Untuk membangkitkan kenangan
tersebut alumni SMA WIJAYA SINGOSARI secara spontanitas mengadakan acara
tersebut yg dibalut dengan nama "Temu Kangen alumni dan guru SMA WIJAYA
SINGOSARI". Hal ini dikarenakan SMA WIJAYA
sekarang sudah tidak ada baik murid maupun sekolah, Namun
dihati para alumni dan guru-guru masih
melekat rasa ikatannya, karena di Sekolah inilah mereka didik dan diasuh serta
punya kenangan tersendiri baik dari alumni, para guru atau pun karyawan jaman
dulu disebut TU sekolah.
Acara ini dibuat spontanitas , dengan adanya teknologi komunikasi yang
berkembang dengan pesat sekarang sepertinya tidak ada lagi jarak yang jauh untuk
berkomunikasi semuanya sepertinya dekat , lewat group WhatsApp (WA) semuanya akan
terlaksana. Penggagas acara spontanitas ini
dimotori oleh beberapa orang saja antara lain: Bolo hadi susanto(1988), Arfien(1986), Wiwik(1985), Wiled(1988), Sukandi(1985).
Dengan semangat persaudaraan sehingga
kenangan masa-masa saat bersama menempuh pendidikan muncul kembali. Dalam
sambutannya wakil alumni Bapak Dadang permana(1985) yang merupakanan angkatan pertama
mengucapkan terimakasih atas kedatangan baik sesama teman alumni maupun para
guru sudah lama tidak jumpa dan sangat
kangen sekali dengan teman dan para guru maupun staf.
Selanjutnya
wakil guru disampaikan oleh Ibu Sumini, juga
mengucapkan trimakasih pada ananda
dan tidak menyangka masih bisa berkumpul dengan mantan anak didiknya,
harapan kdpn bisa temu kangen lagi untuk menyambung tali silahturahmi sambutnya.
Bapak Budiono
Tak ketinggalan juga mantan Kepala sekolah dan guru, Bapak Budiono juga
diberi kesempatan untuk berbicara , beliau menyampaikan pertemuan ini bukan yang
pertama namun pertemuan awal yang baik, biar SMA WIJAYA SINGOSARI sudah
tidak ada, namun keluarga SMA Wijaya masih kokoh di hati para alumninya dan
masih merasa senaungan.
Bapak Sudjad
Begitu juga Bapak Sudjad mantan
pengurus Yayasan Wijaya sekaligus kepala sekolah pertama menyampaikan, dulu saat masih
menempuh pendidikan perbedaan murid dan guru ada , namun sekarang hanya satu
yaitu keluarga besar dibawa naungan Alumni SMA WIJAYA , tepuk tangan meriah
disambut oleh hadirin, sekaligus memberikan penghargaan atas pengabdiannya kepada Bapak. Imam Sudja'i (alm) mantan Kepala Sekolah.
Senada dengan Bapak Patuh S. yang juga
guru SMA tersebut mengatakan . Walaupun lama tidak berjumpa namun SMA WIJAYA SINGOSARI tetap melekat dihati para
alumni, ungkapnya.
Dalam
wawancaranya dengan Bapak Bolo sebagai MC sekaligus salah satu anggota penggagas
acara ini, mengatakan hal ini memang kami tunggu bisa kumpul dan bertemu bersama
antar teman lama, kedepan bisa
ditingkatkan lagi acaranya dan hari
pelaksanaannya yang tepat. Kendala saat ini banyak para
undangan banyak yang tidak dapat hadir sebab ada yang masuk kerja hari sabtu dan juga saat ini, Alhamdulillah beberapa teman berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan Haji ,
sehingga mereka tidak bisa hadir.
foto Bersama
Acara tersebut berlangsung di
aula Petik Madu Lawang kab. Malang pada hari Sabtu (17/06/2023).dan
sebagai hiburan , menyanyi dan berjoget ria para hadirin yang di iringi dengan
electone
"SAMPAI BERJUMPA LAGI ALUMNI SMA WIJAYA SINGOSARI TETAP DI
HATI"
(d'Sant medio juni 2023)